MANDZUKIC | 303AGENT | AGEN BOLA ONLINE | TERBAIK | TERPERCAYA |

MANDZUKIC | 303AGENT | AGEN BOLA ONLINE | TERBAIK | TERPERCAYA |

Mario Mandzukic (Foto: Juan Medina/REUTERS)

303agent – Bukan Diego Costa, melainkan Radamel Falcao jika ingin menyamakan ariete anyar Atlético Madrid, Mario Mandzukic. Buat mantan bek Álvaro Domínguez, mantan bomber Bayern itu tipikal predator yang lebih mirip El Tigre ketimbang Costa.

Semenjak Mandzukic mendarat di Vicente Calderón musim panas ini, banyak yang coba membandingkannya dengan Costa – pendahulu Mandzukic yang hengkang ke Chelsea.

Mandzukic pribadi pernah menyanggah persamaan dirinya dengan Costa dan Domínguez, mengamini anggapan penyerang berpaspor Kroasia itu. Mandzukic disebut bak titisan Falcao lantaran bertipikal penyerang alami nan konvensional.

“Buat saya, Mandzukic penyerang yang natural dan sedikit konvensional. Dia sangat berbahaya di area penalti. Dari yang saya lihat di Jerman, saya menilainya penyerang yang sangat komplet. Posturnya besar, tapi punya kecepatan bagus. Kontrol bolanya juga baik dan punya antisipasi yang hebat di area serang,” papar Domínguez.

“Anda tak bisa mengharapkan (pembamdingan) dengan Costa karena mereka berbeda. Costa lebih kepada pendulang gol di depan gawang. Dalam hal ini, Mandzukic mengingatkan saya pada Falcao, predator yang lebih berbahaya di area penalti,” lanjut bek Borussia Mönchengladbach itu.

Domínguez pribadi pernah sekali berhadapan dengan Mandzukic di pentas Bundesliga. Tapi kalau bicara apakah Mandzukic bakal lebih sukses bersama Los Colchoneros jika dibandingkan dengan Falcao atau Costa, Domínguez menyatakan proses adaptasi Mandzukic akan jadi kunci.

“Saya mengingatnya sebagai salah satu penyerang yang tak perlu berpartisipasi terlalu intens dalam permainan passing tim. Dia selalu mampu memosisikan diri dengan tepat. Dia tak harus maju terlalu jauh untuk mencetak gol. Dia benar-benar berbahaya,” sambung Domínguez, seperti dilansir Football-Espana, Sabtu (2/8/2014).

“(Tapi) sulit untuk mengatakan dia akan langsung sukses. Saya belum pernah melihatnya bermain di luar Jerman. Saya pikir setiap pemain harus melalui periode adaptasi. Jika dia punya kualitas seperti yang disebutkan banyak orang, dia akan mencetak banyak gol untuk Atléti,” tutup jebolan akademi muda Real Madrid Castilla itu.